Postingan

Ya Allah, izinkan apa yang dimiliki menjadi sesuatu yang bermanfaat. Jadikan ilmu yang Engkau titipkan bermanfaat, waktu yang Engkau berikan bermanfaat, rezeki yang Engkau titipkan bermanfaat, tenaga, kemampuan, kesempatan, dan seluruh apa yang dimiliki menjadi jalan untuk menghadirkan kebaikan bagi keluarga, umat, dan kehidupan. Jangan biarkan apa yang dimiliki hanya berhenti untuk diri sendiri. Jadikan setiap nikmat sebagai amanah yang dapat dipertanggungjawabkan di hadapan-Mu. Jadikan hamba sebagai hamba yang tepat pada amanahnya, yakni sebagai khalifah fil ardh. Ajarkan untuk menjaga bumi-Mu, menjaga amanah-Mu, menjaga ilmu, menjaga lisan, menjaga hati, dan menjaga setiap kesempatan yang Engkau berikan. Jangan biarkan ilmu hanya menjadi pengetahuan tanpa amal. Jangan biarkan kata-kata hanya menjadi ucapan tanpa keteladanan. Jangan biarkan usia berlalu tanpa kebaikan. Ya Allah, ingin menjadi cahaya bagi keluarga, dan juga umat. Jadikan keberadaan ini membawa ketenangan bagi keluarga...

BUKU TENTANG PULANG (TERE LIYE)

 BUKU TENTANG PULANG (TERE LIYE) beberapa waktu lalu menyelesaikan buku tere liye yang cukup menantang karena agak tebal saya pikir waduh ini buku kayakna tidak bisa kuselesaikan. namun bagi saya tere liye memang luarbiasa dalam menulis cerita, di awal membuat si pembaca merasa penasaran apa lanjutan dan pada akhirnya akan sangat tidak nyaman kalau bukunya tidak diselesaikan.  salah satunya novelnya yang berjudul pulang. di dalam novel ini menceritakan perjalanan hidup seorang laki-laki yang disebut Bujang, seorang anak dari Talang yang kemudian tumbuh menjadi sosok yang kuat dan disegani dalam dunia yang penuh dengan kekerasan dan pertarungan kekuasaan. Perjalanan Bujang tidak hanya membawanya dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga mempertemukannya dengan berbagai pengalaman yang perlahan membentuk cara pandangnya terhadap kehidupan. Ada kalanya orang pergi jauh bukan karena tidak punya tempat untuk kembali, tetapi karena ia sedang mencari tahu  mau ke mana sebenar...

Ya Rabb

Ya Rabb, Jaga saya. Jaga hati saya, jaga iman saya, dan jangan biarkan saya jauh dari-Mu, meskipun dunia menawarkan banyak hal yang terlihat indah. Bimbing setiap langkah saya agar tetap berada di jalan yang Engkau ridai. Saat saya lemah, kuatkan. Saat saya ragu, yakinkan. Saat saya lalai, ingatkan saya untuk kembali kepada-Mu. Dan jika suatu hari nanti Engkau menjatuhkan hati saya kepada seseorang, maka jatuhkanlah hati saya kepada seseorang yang semakin mendekatkan diri saya kepada-Mu. Seseorang yang tidak hanya mencintai saya, tetapi juga mencintai agama-Mu. Seseorang yang mengingatkan saya ketika lalai, menguatkan ketika lemah, dan menggandeng saya untuk terus bertumbuh dalam kebaikan. Jangan jadikan cinta sebagai alasan saya menjauh dari-Mu. Jadikan cinta itu sebagai jalan untuk semakin mengenal-Mu, semakin taat kepada-Mu, dan semakin bersyukur atas segala nikmat yang Engkau berikan. Jika memang belum waktunya, cukupkan hati saya dengan cinta kepada-Mu. Sibukkan saya dengan ilmu y...

Rencana Mala

Langkah yang Ingin Kutempuh Langkah yang ingin kutempuh saat ini adalah bagaimana saya bisa membangun sebuah yayasan sekaligus pondok pesantren yang khusus untuk santri perempuan. Kenapa demikian? Karena saya ingin menjadi salah satu perempuan yang bisa memberikan dampak dalam dunia pendidikan, terutama pada bidang yang saya pelajari, yaitu sunnah Nabi. Saya tidak tahu harus mulai dari mana, tetapi yang pasti saya harus menyelesaikan pendidikan sampai benar-benar selesai dan merasa layak untuk menjalankan rencana ini. Saya sadar bahwa mimpi sebesar ini tidak bisa dibangun dengan tergesa-gesa. Saya ingin memulainya dari daerah saya sendiri. Saya ingin melihat kembali budaya-budaya yang ada, mencoba memahaminya dari sisi nilai-nilai spiritualnya, kemudian memperkenalkannya kepada lebih banyak orang. Rasanya masih banyak hal di daerah yang belum banyak diketahui, padahal di dalamnya ada nilai yang layak dipelajari. Selain itu, saya juga ingin membangun relasi dan belajar bagaimana sebuah ...

Penuh Keraguan Bersama Mimpi yang Besar

  Penuh Keraguan Bersama Mimpi yang Besar Ya Allah… Aku datang kepada-Mu hari ini dengan hati yang penuh kegelisahan. Dengan pikiran yang dipenuhi banyak pertanyaan. Dengan mimpi yang besar, tetapi juga dengan rasa takut yang kadang membuatku kehilangan arah. Ya Allah… Engkau lebih tahu isi hatiku daripada diriku sendiri. Engkau tahu setiap harapan yang kusimpan, setiap doa yang tidak sempat kuucapkan, dan setiap air mata yang jatuh dalam diam. Aku memiliki mimpi yang besar. Aku ingin menuntut ilmu lebih jauh. Aku ingin melihat luasnya dunia-Mu, belajar dari tempat-tempat yang belum pernah kukenal, memperluas pikiranku, dan menjadi seseorang yang membawa manfaat bagi orang lain. Namun ya Allah… di balik mimpi besar itu, ada hati yang terkadang merasa takut. Takut salah memilih jalan. Takut tertinggal. Takut mengecewakan orang-orang yang kusayangi. Takut berjalan terlalu jauh hingga lupa arah pulang. Ya Allah… Aku ingin semua langkahku tetap berada dalam ri...
 buku tentang pergi tere liye : ada beberapa hal yang  mau notice pada buku ini 1. cara berpikir penulis 2. bagaimana isi ceritanya 3. pesan yang saya tangkap dari ceritanya

Rencana cukup Besar

Gambar
Saat ini merencanakan sesuatu yang cukup besar juga bersama sedikit keraguan.... Namun teringat sama nasihat seorang guru kami: "kita berhak menginginkan sesuatu, besar ataupun kecil, usahakan dan minta kepada yang menghendaki...kamu punya rencana yang punya kuasa hanyalah pemilik-Nya... Rayu ia, usahakan dan jangan berhenti.... Bagi kita mungkin besar tapi bagi-Nya cukup Kun fayakun jadilah maka terjadilah... bismillah Allah kabulkan yaa... mala tau ini satu kenikmatan dunia, namun bukankan segala hal bisa diraih bersama ridho dan kebaikan-Mu ya Allah... suatu saat ya allah... di pikiran saya semuanya mustahil dan tidak memungkinkan, namun engkaulah pemilik segala rencana dan kehendak, dan semuanya. aturlah ya allah yang terbaik bagiku... aamiiinnn Wisuda 18 Juni 2026

Memaknai Setiap Kesempatan

Potongan Mozaik di Sedekah Booster Indonesia Pernah suatu hari, tanpa sengaja ketemu sama seseorang. Dari pertemuan itu, kami sempat diskusi. Saya bertanya, "Apa yang membuatmu tetap bertahan melakukan sesuatu yang, secara lahiriah (zhahir), tampak tidak memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan hal-hal lain yang bisa kamu lakukan?" Beliau menjawab, "Umur tidak selalu panjang, kesempatan tidak selalu datang. Yang paling jelas, saya merasa senang, tenang, dan damai ketika melihat mereka tersenyum. Senyum itu bukan tanpa alasan, melainkan karena setiap detik kehidupan yang mereka jalani selalu mereka syukuri sebagai nikmat." Jawaban itu membuat saya berpikir. Ketika melewati jalan-jalan dengan kondisi yang begitu memprihatinkan, jauh dari kata layak dan nyaris tak pernah mendapat perhatian, mereka tetap bertahan menjalani hidup. Lalu bagaimana mungkin kita yang mengaku sadar dan memiliki empati hanya memilih berdiam diri di tengah keadaan, sementara masih ada begit...

Perjalanan Pendidikan

Gambar
  Perjalanan Pendidikan Nur Malasari Cerita tentang penyelesaian magister benar-benar sangat bermakna bagiku, keluargaku, juga perjalananku memaknai tentang banyak hal dalam kehidupan. Seorang anak pemanjat kelapa cuma punya cita-cita, "suatu saat nanti saya akan meraih pendidikan setinggi-tingginya." Di saat berniat tentang ini, semuanya masih sangat kosong. Kami tidak punya apa-apa. Kami tinggal di hutan yang rimba. Keluar ke perkampungan butuh waktu dan jarak yang cukup jauh, ditempuh dengan jalan kaki dan melewati gunung juga jalan yang sangat sepi. Saya ingat betul, di saat belum sekolah, saya bermain tanpa seorang teman. Pagi-pagi cuma bisa dengar semua suara penghuni hutan terdengar, suara angin bertiup di tengah banyaknya pohon, suara air mengalir tanpa henti. Sungguh indah juga menenangkan. Sebelum masuk sekolah, seingat saya sekitar umur 5 tahun sempat dibelikan sebuah buku juga pulpen. Buku itu, tanpa sepengetahuan mama sama papa, buku kurang lebih 20 halaman itu s...

Makna Pendidikan

Gambar
  Makna Pendidikan Bagiku Akhir-akhir ini  sering dapat pertanyaan yang sama, "Nanti setelah kuliah mau ke mana? Tujuan kuliah sebenarnya apa? Mulailah membangun relasi supaya nanti dimudahkan. ngapain kuilah tinggi-tinggi nanti di dapurjaki," Pertanyaan itu saya paham betul. Namun, bagi saya, pendidikan tidak sesederhana cuma dapat pekerjaan atau jabatan. Pendidikan adalah ruang kebebasan, ruang berekspresi, dan ruang untuk terus belajar memahami kehidupan. Melalui pendidikan, saya dapat mempelajari banyak hal dan menikmati tempat-tempat yang mungkin tidak akan pernah dijangkau kalau bukan karena kesempatan belajar. Dipertemukan dengan banyak orang, mendengar kisah dari latar belakang yang berbeda, Belajar bahwa setiap manusia memiliki jalan hidupnya masing-masing. Dari sana belajar untuk tidak mudah menghakimi, tetapi berusaha memahami. Pendidikan juga mengajarkan saya soal mengelola emosi. Semakin banyak belajar, semakin saya sadari bahwa tidak semua perbedaan harus diperd...

Juni

JUNI Perjalanan yang ingin kubagikan... Ini tentang bulan Juni.. Dulu, setiap kali kalau mau sesuatu, selalu ditulis. Susun rencana, kemudian diupayakan dengan sungguh-sungguh, lalu dibayangkan semuanya berjalan sebagaimana yang diharapkan. Tapi, ada satu masa semuanya berubah intinya tidak sesuai rencana. Problem keluarga datang silih berganti. Kesibukan di lembaga menghabiskan banyak waktu. Di saat yang sama, perkuliahan semakin padat dengan dealine tugas-tugas yang harus diselesaikan. Belajar mati-matian hingga pernah berada di titik paling fokus, lalu dalam sekejap semuanya terasa kacau. Mental jatuh, hingga berujung keluar-masuk klinik. Sampai akhirnya divonis memiliki tumor yang dipicu oleh stres berlebihan. Di waktu yang bersamaan, persoalan di rumah pun belum kelar-kelar. Yang bisa dilakukan cuma bertahan, mencoba memahami setiap keadaan yang sewaktu-waktu berubah, menerima apa yang datang, dijalani, dan terus berharap semuanya akan baik-baik saja. Semua ilmu dan filosofi yang ...

Kampus Tak Lagi Sesuai dengan Maknanya

 Kampus Tak Lagi Sesuai dengan Maknanya Oleh : Nur Malasari Dalam buku Sekolah Itu Candu dikutip "sekolah sudah mati" (hal 105) Memaknai kalimat tersebut memunculkan banyak pandangan dan salah satunya memang benar hari ini sekolah ataupun bangunan-bangunan mulai dari yang tidak bertingkat sampai yang bertingkat sebagian besar menyalahi maknanya. pernyatanyaan kemudian muncul kenapa demikian?  Sekolah ataupun kampus sudah sangat terlalu sering disesali tapi pada waktu yang bersamaan sekolah sangat didambakan dan harus ada karena dibutuhkan, akan tetapi hari ini dan seterusnya sekolah akan menjadi bawahan oleh sistem yang tidak lain diciptakan oleh manusia itu sendiri.

Rindu Ayah

Gambar
  Rindu Ayah Oleh :Nur Malasari Laki-laki yang sangat kami segani, laki-laki yang mendidik sangat disiplin, tidak kenal anak perempuannya ataupun anak laki-laki nya, cara mendidiknya tetap sama Kami diajarkan berpegang teguh pada prinsip bahwa semuanya bisa dikerjakan selama kau yakin dan mau bertindak, bukan banyak mengeluh. Ayah selalu mengajarkan bahwa kelemahan itu datang dari diri sendiri dan begitupun sebaliknya kekuatan terbesar pun datang dari diri sendiri. Di waktu kami kecil dia selalu mengajarkan akan kesolidan kami bersaudara apapun yang terjadi kami tidak boleh bertengakar apapun alasannya, kami 3 bersaudara namun kami punya keegoisan tersendiri dimana kami tidak pernah bisa akur, saya tertua dari mereka dan tanpa saya sadari dikala itu saya yang paling egois diantara mereka. sebagai seorang kakak saya tidak mau kalah dari mereka dan yang kami takutkanpun terjadi. Sewaktu-watu ayah tahu akan pertengkaran kami dan benar-benar membuat ayah murka, kami kena konsekuensi da...

Goresan Penaku

Berpikir sedalam-dalamnya dengan penuh keinsafan, secara bebas, dan radikal terhadap segala hal bertujuan untuk memahami hakikatnya. Kemudian, melalui proses berpikir filosofis, seseorang memahami kebenaran berdasarkan informasi dan pengetahuan yang dimilikinya.

impian yang terbang bersama doa2-Nya

Berdamai Atas Nama Perbedaan

Hidup Damai Di Antara Perbedaan Oleh: Nur Malasari Disaat masih belia semua orang masih berproses mengenali segala sesuatunya Mulai memilah yang mana menyenangkan dan menjengkelkan, mulai mencerna rasa manis, pahit dan berbagai rasa lainnya. Lalu menginjak usia lebih lanjut sudah balig, dikenalkan hal baik dan hal buruk  Dibolehkan ini namun dilarang yang itu. Usia semakin menanjak mulai timbul pertanyaan demi pertanyaan , nalar kritis mulai pelan-pelan. Mendapati berbagai keadaan dengan rasa yang berbeda, meningkatkan akal berpikir semakin keras. Dari melihat, membaca sampai mengalami suatu keadaan yang baru disadari  bahwa setiap saat adalah suatu keadaan yang kemudian dicerna satu persatu. Mulai menyimpulkan bahwa keadaan yang terjadi segalanya adalah suatu perbedaan dan opjeknya tetap saja masih mereka yang ada. Namun ada sesuatu yang unik, muncul pertanyaan kemudian "dunia yang sangat luas yang tidak diketahui dimana ujungya. Disela kehidupan ini mengapa harus ada pertika...

kopi thesis

bebas tanpa batas oleh : Nur Malasari  komitmen,

Goresan Pena Hari Ini

Dunia terlalu luas untuk mencari potongan-potongan mozaik kehidupan yang bermakna Hidup Ini perlu pembiasaan Untuk menikmati setiap moment yang ada pikiranpun berperan dalam hal ini tinggal pilihan yang perlu kita kuatkan  tetap memilih begitu-begitu saja atau memilih untuk melakikan perubahan

Hilang Arah

Gambar
Hilang Arah jauh sangat jauh  tenggelam ke dalam samudra pikiran lepas tak menentu tak jelas arah tujuannya Ingin berteriak sekeras-kerasnya namun mulut diam membisu tak bergerak sama sekali hilang, hilang sudah harapan  harapan akan kebenaran  karena yang ada hanyalah kebingungan  yang menyesatkan diri hanya bisa pasrah dengan keadaan menunggu suatu keajaiban  keluar dari kesesatan ini  

Cerita Santri

Gambar
        PENGALAMAN YANG BERKESAN                              Sumber : acara Maulid Nabi Oleh : Nur Malasari                                  بسم الله الر حمن الر حيم Assalamualaikum wr.wb salam sejahtera salam kebahagian  untuk kita semua semoga baik-baik saja... Selama masih ada raga dalam tubuh maka masih akan ada perbuatan.. Selama masih ada waktu yang berjalan maka masih akan ada suatu proses yang berjalan... Dan selama masih ada akal maka masih akan ada yang dituntut.. Selalu ada cerita disetiap langkah dan perbuatan namun tidak selalu berkesan dan semuanya akan teringat, kecuali hal-hal yang mungkin kocak dan konyol meski tidak semua harus demikian, intinya sesuatu yang tak akan terlupakan untuk selamanya dan banyak hikmah pelajaran dibaliknya... ...