Rencana Mala

Langkah yang Ingin Kutempuh

Langkah yang ingin kutempuh saat ini adalah bagaimana saya bisa membangun sebuah yayasan sekaligus pondok pesantren yang khusus untuk santri perempuan.

Kenapa demikian? Karena saya ingin menjadi salah satu perempuan yang bisa memberikan dampak dalam dunia pendidikan, terutama pada bidang yang saya pelajari, yaitu sunnah Nabi. Saya tidak tahu harus mulai dari mana, tetapi yang pasti saya harus menyelesaikan pendidikan sampai benar-benar selesai dan merasa layak untuk menjalankan rencana ini. Saya sadar bahwa mimpi sebesar ini tidak bisa dibangun dengan tergesa-gesa.

Saya ingin memulainya dari daerah saya sendiri. Saya ingin melihat kembali budaya-budaya yang ada, mencoba memahaminya dari sisi nilai-nilai spiritualnya, kemudian memperkenalkannya kepada lebih banyak orang. Rasanya masih banyak hal di daerah yang belum banyak diketahui, padahal di dalamnya ada nilai yang layak dipelajari.

Selain itu, saya juga ingin membangun relasi dan belajar bagaimana sebuah lembaga dibangun. Selama ini saya belajar banyak tentang organisasi, tetapi saya ingin belajar lebih jauh lagi bagaimana ilmu itu benar-benar diterapkan untuk membangun sebuah yayasan, mengelola orang-orang di dalamnya, dan menjaga agar tujuan besarnya tetap berjalan.

Saya membayangkan pendidikan yang sederhana, yang dekat dengan masyarakat, tetapi tetap kaya akan pengetahuan. Pendidikan yang membuat seseorang belajar berpikir, bukan hanya menghafal. Pendidikan yang mengajarkan bagaimana melihat sesuatu dari banyak sudut pandang, bagaimana nalar kritis tumbuh, dan bagaimana menerima perbedaan tanpa harus kehilangan keyakinannya sendiri.

Tentu semua itu membutuhkan proses yang panjang. Masih banyak yang harus saya pelajari. Masih butuh kedisiplinan, ketekunan, kesabaran, dan pengalaman. Saya juga percaya bahwa belajar tidak selalu harus dilakukan di ruang kelas. Pengetahuan bisa ditemukan di mana saja. Namun, pendidikan formal tetap penting karena di sanalah seseorang bertemu dengan banyak orang dan banyak cara berpikir yang berbeda.

Kenapa perempuan menjadi fokus utama? Pertanyaan itu sering muncul dalam pikiran saya. Jawaban yang selalu saya temukan adalah karena perempuan merupakan tempat lahirnya generasi. Dari perempuan, kehidupan dimulai. Perempuan dengan segala dinamika emosional dan hormonalnya membutuhkan ruang untuk terus belajar dan bertumbuh.

Saya ingin melihat lebih banyak perempuan yang memahami dirinya sendiri, mampu bertahan dalam keadaan apa pun, terus berkembang, dan akhirnya bisa memberi manfaat kepada orang lain. Perempuan yang menjadi sumber ketenangan dalam keluarganya, yang mungkin memulai dari hal-hal kecil, tetapi perlahan memberi dampak yang besar bagi masyarakat. Pada akhirnya, semua perjalanan itu akan dipertanggungjawabkan kepada Allah ketika kembali kepada-Nya.

Saat ini saya sedang mencoba banyak hal. Saya mulai melihat dunia bisnis, belajar tentang kelas-kelas pengembangan mental, belajar bahasa, dan sengaja menempatkan diri pada situasi-situasi yang memaksa saya belajar menyelesaikan masalah dengan tenang tanpa menyakiti siapa pun. Tidak mudah. Bahkan sering kali melelahkan. Namun, saya merasa proses itu memang harus dilewati.

Kalau melihat perjalanan hidup sampai hari ini, saya sadar bahwa yang membuat saya tetap bertahan adalah keyakinan. Keyakinan kepada Allah, keyakinan bahwa setiap proses pasti ada hikmahnya. Tentu harus dibarengi dengan usaha dan kemauan untuk belajar dari kesalahan-kesalahan sebelumnya agar tidak terus diulang.

Ada satu hal yang sangat membekas dalam hidup saya. Untuk pertama kalinya, saya merasakan bagaimana sikap tenang benar-benar membantu menyelesaikan sebuah masalah dengan baik. Pengalaman itu membuat saya belajar bahwa tidak semua persoalan harus diselesaikan dengan tergesa-gesa. Kadang, ketenangan justru membawa kita pada keputusan yang paling tepat. Sejak saat itu saya mulai percaya bahwa mungkin inilah salah satu cara Allah membimbing saya menjalani kehidupan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fatiha Nur Istiqomah

Kampus Tak Lagi Sesuai dengan Maknanya

Penuh Keraguan Bersama Mimpi yang Besar