Ya Allah, izinkan apa yang dimiliki menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Jadikan ilmu yang Engkau titipkan bermanfaat, waktu yang Engkau berikan bermanfaat, rezeki yang Engkau titipkan bermanfaat, tenaga, kemampuan, kesempatan, dan seluruh apa yang dimiliki menjadi jalan untuk menghadirkan kebaikan bagi keluarga, umat, dan kehidupan.
Jangan biarkan apa yang dimiliki hanya berhenti untuk diri sendiri. Jadikan setiap nikmat sebagai amanah yang dapat dipertanggungjawabkan di hadapan-Mu.
Jadikan hamba sebagai hamba yang tepat pada amanahnya, yakni sebagai khalifah fil ardh.
Ajarkan untuk menjaga bumi-Mu, menjaga amanah-Mu, menjaga ilmu, menjaga lisan, menjaga hati, dan menjaga setiap kesempatan yang Engkau berikan. Jangan biarkan ilmu hanya menjadi pengetahuan tanpa amal. Jangan biarkan kata-kata hanya menjadi ucapan tanpa keteladanan. Jangan biarkan usia berlalu tanpa kebaikan.
Ya Allah, ingin menjadi cahaya bagi keluarga, dan juga umat.
Jadikan keberadaan ini membawa ketenangan bagi keluarga, membawa manfaat bagi orang lain, dan menjadi jalan bagi hadirnya kebaikan di tengah umat.
Jadikan ilmu sebagai cahaya. Jadikan tulisan sebagai manfaat. Jadikan pekerjaan sebagai ibadah. Jadikan setiap kemampuan sebagai jalan untuk membantu sesama. Jika diberi kekuatan, jadikan kekuatan itu untuk menguatkan. Jika diberi rezeki, jadikan rezeki itu jalan untuk berbagi. Jika diberi ilmu, bukakan jalan untuk mengajarkannya.
Ya Allah, jangan jadikan dunia memenuhi hati hingga lupa kepada-Mu.
Jangan jadikan keberhasilan membuat hati jauh dari-Mu. Jangan jadikan pujian manusia sebagai tujuan. Jangan jadikan ilmu sebagai sebab kesombongan. Jangan jadikan apa pun yang dimiliki membuat lupa bahwa semuanya hanyalah titipan.
Ya Allah, ingin usia hingga kembali kepada-Mu adalah penuh dengan ridha-Mu.
Panjangkan usia dalam ketaatan, dalam kebermanfaatan, dalam ilmu, dalam amal, dalam kasih sayang kepada keluarga, dan dalam jalan yang Engkau ridai.
Jika usia dipanjangkan, dekatkan hati kepada-Mu.
Jika diberikan kesempatan, gunakan untuk kebaikan.
Jika diberikan waktu, isi dengan sesuatu yang bernilai.
Jangan biarkan hari-hari berlalu tanpa mengingat-Mu. Jangan biarkan kesibukan dunia membuat lupa bahwa suatu hari semua akan kembali kepada-Mu.
Ketika bahagia, dekatkan kepada-Mu.
Ketika sedih, dekatkan kepada-Mu.
Ketika berhasil, dekatkan kepada-Mu.
Ketika jatuh, dekatkan pula kepada-Mu.
Jangan biarkan keadaan apa pun membuat hati kehilangan-Mu.
Ya Allah, wafatkan ayah dan ibu dalam keadaan husnul khatimah.
Ampuni dosa-dosa mereka. Sayangi mereka sebagaimana mereka telah menyayangi dan merawat. Berikan kesehatan, ketenangan, keberkahan, dan umur yang dipenuhi kebaikan.
Berikan kesempatan untuk membahagiakan mereka, berbakti kepada mereka, meminta maaf kepada mereka, memohon doa mereka, dan melakukan sebanyak mungkin kebaikan selama masih diberikan kesempatan untuk bersama.
Jangan pisahkan kami kecuali dalam keadaan Engkau ridha kepada kami.
Jauhkan kami dari segala bentuk perbuatan dosa dan maksiat, yang terlihat maupun yang tersembunyi, yang disadari maupun yang tidak disadari.
Jauhkan hati dari kesombongan, iri, dengki, kebencian, fitnah, perkataan yang menyakiti, hati yang keras, dan segala sesuatu yang menjauhkan dari-Mu.
Jika mulai melangkah menuju sesuatu yang tidak Engkau sukai, sadarkan sebelum terlalu jauh.
Jika jatuh dalam dosa, jangan biarkan nyaman di dalamnya.
Jika lalai, ingatkan.
Jika lupa, sadarkan.
Jika tersesat, tunjukkan jalan untuk kembali.
Ya Allah, aku datang kepada-Mu dalam keadaan hina dan penuh dosa.
Datang dengan segala kekurangan, kelalaian, kesalahan, dan dosa yang bahkan mungkin tidak mampu dihitung.
Engkau mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi. Engkau mengetahui dosa yang masih diingat dan dosa yang telah dilupakan. Engkau mengetahui apa yang ada di dalam hati, bahkan sebelum mampu diucapkan.
Ampuni hamba.
Ampuni dosa yang dilakukan karena kelemahan.
Ampuni dosa karena kebodohan.
Ampuni dosa karena kelalaian.
Ampuni dosa yang dilakukan dalam keadaan sadar maupun tidak sadar.
Jika pernah menyakiti manusia, berikan keberanian untuk meminta maaf dan memperbaiki kesalahan.
Ya Allah, izinkan hamba mengetuk pintu taubat kepada-Mu.
Jangan tutup pintu itu.
Jangan biarkan dosa menjadi alasan untuk menjauh dari-Mu. Jangan biarkan rasa malu atas dosa membuat hati berhenti berharap kepada ampunan-Mu.
Bukakan pintu taubat.
Bukakan pintu kebaikan menuju kepada-Mu.
Bukakan jalan menuju ilmu yang bermanfaat, amal yang Engkau terima, rezeki yang halal dan berkah, pertemuan dengan orang-orang baik, serta kesempatan untuk melakukan kebaikan sebanyak-banyaknya.
Jika ada sesuatu yang baik bagi dunia dan akhirat, mudahkan jalannya.
Jika ada sesuatu yang tidak baik, jauhkan dengan cara yang membuat hati tetap percaya kepada-Mu.
Ajarkan untuk ridha terhadap ketetapan-Mu, bahkan ketika jalan yang Engkau pilihkan tidak sama dengan jalan yang diinginkan.
Ya Allah, jangan hanya jadikan hidup ini terlihat baik di hadapan manusia.
Jadikan hati benar-benar baik di hadapan-Mu.
Jadikan amal lebih baik daripada apa yang terlihat.
Jadikan niat lebih bersih daripada apa yang terucap.
Jadikan akhir kehidupan lebih baik daripada awalnya.
Jangan biarkan hidup hanya dipenuhi cita-cita tanpa amal.
Jangan biarkan ilmu berhenti sebagai pengetahuan.
Jangan biarkan kesempatan berlalu tanpa manfaat.
Jadikan hidup ini benar-benar menjadi jalan menuju kepada-Mu.
Ya Allah, jika Engkau memberikan kedudukan, jangan biarkan kedudukan membuat lupa bahwa diri ini hanyalah hamba.
Jika Engkau memberikan ilmu, jangan biarkan ilmu membuat merasa lebih tinggi.
Jika Engkau memberikan rezeki, jangan biarkan rezeki menguasai hati.
Jika Engkau memberikan nama dan dikenal manusia, jangan biarkan pujian menjadi tujuan.
Jika Engkau memberikan kesempatan melakukan sesuatu yang besar, ingatkan bahwa semuanya hanya mungkin karena pertolongan-Mu.
Ya Allah, izinkan hidup ini menjadi saksi bahwa seorang hamba yang penuh kekurangan masih dapat terus belajar kembali kepada-Mu.
Jadikan setiap langkah bernilai ibadah.
Jadikan setiap perjalanan menuju kebaikan.
Jadikan ilmu yang dipelajari sebagai cahaya.
Jadikan tulisan yang dibuat sebagai manfaat.
Jadikan pekerjaan sebagai amal.
Jadikan pertemuan dengan manusia sebagai jalan untuk saling menguatkan dalam kebaikan.
Dan ketika tidak lagi mampu berbuat banyak, terimalah sedikit kebaikan yang masih mampu dilakukan.
Ya Allah, tidak diketahui berapa lama lagi Engkau izinkan kehidupan ini berlangsung.
Tidak diketahui kapan waktunya nama dipanggil untuk kembali.
Maka sebelum hari itu tiba, izinkan memperbaiki diri.
Izinkan meminta maaf kepada mereka yang pernah disakiti.
Izinkan memperbaiki hubungan yang pernah rusak.
Izinkan belajar lebih banyak.
Izinkan beramal lebih banyak.
Izinkan mencintai-Mu dengan lebih sungguh-sungguh.
Dan ketika tiba waktunya kembali kepada-Mu, jangan biarkan kembali dalam keadaan Engkau murka.
Izinkan hamba wafat dan hidup dalam keadaan benar-benar Engkau ridha menerima hamba.
Tidak meminta hidup yang sempurna.
Hanya memohon akhir yang baik.
Ketika kembali kepada-Mu, terimalah sebagai hamba yang telah berusaha.
Hamba yang pernah jatuh tetapi berusaha bangkit.
Hamba yang pernah jauh tetapi memilih kembali.
Hamba yang banyak dosa tetapi tidak berhenti mengetuk pintu ampunan-Mu.
Hamba yang banyak kekurangan tetapi tidak berhenti berharap kepada rahmat-Mu.
Ya Allah, jadikan akhir kehidupan sebagai akhir yang baik.
Jadikan hati tetap mengingat-Mu hingga akhir.
Wafatkan dalam keadaan beriman.
Wafatkan dalam keadaan Engkau ridha.
Wafatkan ayah dan ibu dalam keadaan husnul khatimah.
Berikan bekal amal yang cukup untuk menghadap-Mu.
Dan ketika semua yang ada di dunia ini akhirnya ditinggalkan, semoga masih ada kebaikan yang terus mengalir setelah tidak lagi berada di dunia.
Ya Allah, izinkan hidup ini menjadi manfaat.
Izinkan ilmu menjadi manfaat.
Izinkan keberadaan menjadi manfaat.
Izinkan keluarga selalu dalam penjagaan-Mu.
Izinkan langkah tetap berada di jalan-Mu.
Izinkan hati selalu menemukan jalan pulang kepada-Mu.
Dan pada akhirnya, ketika benar-benar kembali kepada-Mu, izinkan hamba mendengar bahwa Engkau ridha menerima hamba.
Ya Allah, itulah yang paling diinginkan.
Bukan sekadar hidup yang panjang, tetapi hidup yang Engkau berkahi.
Bukan sekadar dikenal manusia, tetapi dikenal sebagai hamba yang berusaha melakukan kebaikan.
Bukan sekadar memiliki banyak hal, tetapi mampu menjadikan apa yang dimiliki sebagai jalan untuk mendekat kepada-Mu.
Dan bukan sekadar mati, tetapi kembali kepada-Mu dalam keadaan Engkau ridha menerima hamba.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Komentar
Posting Komentar