Perjalanan Pendidikan
Perjalanan Pendidikan Nur Malasari Cerita tentang penyelesaian magister benar-benar sangat bermakna bagiku, keluargaku, juga perjalananku memaknai tentang banyak hal dalam kehidupan. Seorang anak pemanjat kelapa cuma punya cita-cita, "suatu saat nanti saya akan meraih pendidikan setinggi-tingginya." Di saat berniat tentang ini, semuanya masih sangat kosong. Kami tidak punya apa-apa. Kami tinggal di hutan yang rimba. Keluar ke perkampungan butuh waktu dan jarak yang cukup jauh, ditempuh dengan jalan kaki dan melewati gunung juga jalan yang sangat sepi. Saya ingat betul, di saat belum sekolah, saya bermain tanpa seorang teman. Pagi-pagi cuma bisa dengar semua suara penghuni hutan terdengar, suara angin bertiup di tengah banyaknya pohon, suara air mengalir tanpa henti. Sungguh indah juga menenangkan. Sebelum masuk sekolah, seingat saya sekitar umur 5 tahun sempat dibelikan sebuah buku juga pulpen. Buku itu, tanpa sepengetahuan mama sama papa, buku kurang lebih 20 halaman itu s...