Langsung ke konten utama

orang pintar akan dialahkan orang beradab

"Orang pintar akan dikalahkan oleh orang cerdas" kata yang mungkin sedikit aneh, semua orang ingin pintar tapi kok bisa yah dikalahkan sama yang cerdas??? kadang kala orang tekun belajar tapi nilainya rendah kadang kala orang aktif belajar membaca menghafal dan lain sebagainya tapi hasilnya seakan-akan kosong dan tidak ada yang nyata. Nilai yang tinggi tertera dilapor, diijazah begitu tinggi tapi kenapa akhirnya tidak mendapat apa-apa.

Namun yang belajarnya biasa-biasa saja, pendiam dan tidak begitu terlalu tekun-tekun amat kok bisa yah akhirnya luar biasa, seminar dimana-mana kehidupannya lebih baik? kan aneh bukan teman-teman.

Hal ini pun menjadi pertanyaan bagi saya selama ini, bertanya dalam pikiran apa yang salah? bukannya orang rajin itu baik? bukannya orang belajar aktif itu pasti sukses dan nilai tinggi itu adalah kebanggaan?
pertanyaan yang muncul dibenak pikiran berdiskusi mencoba mencari apa permasalahannya.

Lalu suatu ketika timbul dibenak teringat pada satu pesan dari seorang ustadz di pondok mengatakan " Orang bisa memiliki ilmu banyak tapi tidak bisa dikatakan berilmu kalau tidak punya adab dan akhlak." mungkin ini jawaban dari setiap pertanyaan yang muncul mungkin selama ini adab dan akhlak masih perlu diperbaiki, karena sesunggunya ilmu bisa didapatkan dengan sebenar-benarnya ketika bisa diamalkan dan disebarkan.

Sekedar berbagi pengalaman yang mungkin juga terjadi dikehidupan teman-teman, dan satu pesan menuntut ilmu sebanyak-banyaknya itu baik tapi kalau tidak bermanfaat maka sia-sialah waktu kita olehnya kita perlu barengkan antara ilmu dan adab agar kita semua termasuk orang-orang beruntung.

Dan selain itu sempatkan juga yah mampir ke akun blognya kakak yang satu ini πŸ‘‡

salam literasi,,
                                                       Mateng, 23 Juli 2020


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fatiha Nur Istiqomah

assalamualaikum wr.wb harapan masih dalam genggaman  senyum masih mereka dibibir  hati masih senang dan bahagia semoga pembaca masih setia dan semangat salam literasi.... Tak terasa tantangan nulis serempak blogger mahasiswa se-indonesia sudah hari ke sembilan yah benar-benar menantang , sepuluh hari menulis berturut-turut disela kesibukan aktivitas kita. Alhasil dari tantangan ini orang belajar konsisten, belajar merangkai kata dan belajar untuk aktif dalam menulis, makasih kak reti sudah buatkan tantanga untuk kami. Hmm,  siapa lagi yah dapat giliran . langsung aja yah kita kenalan sama anggota blogger yang satu ini   Dia Lahir dengan nama Fatihah Nur Istiqomah di Wonogiri pada Senin, 7 Juni 1999. Wanita ini Biasa dipanggil Fatihah. Ia anak pertama dari empat bersaudara dari pasangan orangtua yang sangat baik. Walau lahir, tumbuh, dan keturunan Jawa Tengah tulen, namun wanita ini bersekolah di Jawa Barat. Tahun ...

Susanto

Assalamualakum wr.wb salam sejahtera salam  literasi.. Hari ini pembahasan kita tidak kalah keren loh, dari sebelumnya. Dia punya keahlian yang luar biasa selain menulis dia juga ahli dalam bahasa jepang loh teman-teman, hebat kan dan masih banyak lagi keahliannya yang lain... Wah jadi tambah penasaran siapa yah sosok yang satu ini?... Langsung aja deh kita kenalan yah  ayo teman-teman kita baca deksripsi dirinya sama-sama dibawah iniπŸ‘‡ Nama beliau Susanto ayah dari 2 orang putri bernama Hanna Altofunisa ul Mukaromah dan Syafira Aulia Fateen. Lahir di Rimbo Bujang 20 oktober 1985 dari keluarga indo cina (ayah Cina Ibu Jawa) pujakusuma katanya "putra Jawa kelahiran sumatra) . Dan beliau tinggal di kab. Tebo provinsi Jambi.  Ternyata  kak susanto ini keturunan  dari china dan jawa teman-teman. Waw keren yah pasti, kak susanto ini bisa bahasa china juga. Berikut Pendidikan Formal yang telah dilalui: 1990 - TK Pertiwi Rimbo Bujang 1991 - SD 402 Rimbo buj...
 Kampus Tak Lagi Sesuai dengan Maknanya Oleh : Nur Malasari Dalam buku Sekolah Itu Candu dikutip "sekolah sudah mati" (hal 105) Memaknai kalimat tersebut memunculkan banyak pandangan dan salah satunya memang benar hari ini sekolah ataupun bangunan-bangunan mulai dari yang tidak bertingkat sampai yang bertingkat sebagian besar menyalahi maknanya. pernyatanyaan kemudian muncul kenapa demikian?  Sekolah ataupun kampus sudah sangat terlalu sering disesali tapi pada waktu yang bersamaan sekolah sangat didambakan dan harus ada karena dibutuhkan, akan tetapi hari ini dan seterusnya sekolah akan menjadi bawahan oleh sistem yang tidak lain diciptakan oleh manusia itu sendiri.